Senin, 12 April 2010

Anak Kita dan Televisi

Pada dasarnya kehadiran Televisi di tengah-tengah kita bukanlah sesuatu yang perlu kita takuti. Memang, terkadang anak kita menjadi semacam kecanduan, dan hal ini membuat kita menjadi sedikit khawatir.
Tapi jika kita sebagai orang tua bisa mensiasati mungkin akan membantu dan bahkan televisi itu sendiri akan menjadi sebuah media yang dapat membantu proses pembelajaran anak kita.
Jadi pada intinya, orang tualah yang seharusnya melakukan kontrol akan semua kegiatan yang dilakukan anak. Mulai dari dia bangun tidur, bermain dengan temannya, dan kegiatan yang lain termasuk menonton televisi, agar semua kegiatan tersebut dapat mengarah kepada pendidikannya.
Memang, pada jaman sekarang kita sebagai orang tua hanya dapat mengurut dada dengan melihat tayangan demi tayangan yang disajikan televisi baik lokal maupun import. Televisi banyak menyuguhkan tayangan yang sifatnya kurang mendidik jika anak kita yang menontonnya.
Dapat kita lihat tayangan sebuah acara televisi yang berasumsikan kekerasan dan memang telah merenggut korban mungkin beberapa orang anak karena mereka meniru adegan-adegan kekerasan tersebut.
Bagaimana tidak jika seandainya mereka setiap hari disuguhi tayangan seperti itu. Lalu akankah kita sebagai orang tua membiarkan mereka terlarut dalam keadaan ini. Seyogyanya kita melakukan filter terhadap tayangan yang disuguhkan televisi yang akan ditonton oleh anak-anak kita yang notabene merupakan harapan bangsa di masa yang akan datang.

Sekarang solusinya bagaimana kita orang tua yang mengarahkan dan mengatur mereka untuk dapat melihat dan menonton tayangan televisi itu. Kita dapat memberikan kesibukan kepada mereka dengan kegiatan-kegiatan lain seperti mengikutkan mereka untuk les pelajaran atau kegiatan olahraga atau yang lebih islami semisal jika mereka masih termasuk masa anak-anak, kita dapat memasukan mereka ke play group seperti TPA dan sejenisnya. Sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan seperti itu kemungkinan mereka hanya terfokus kepada televisi menjadi sedikit berkurang.
Apalagi untuk sekarang ini banyak sekali tempat-tempat yang menyediakan sarana-sarana untuk belajar anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar